Kamis, 30 Oktober 2014
Minggu, 26 Oktober 2014
Ajari Aku Tuhan
Kau benar-benar pergi takkan kembali bersama cintakuTak sanggup ku melupakan bayang-bayangmu selalu melekat dimatakuKu harus bagaimana agar tak ingat kamuTolong tolonglah aku terbelenggu bayangmu
Ajari aku Tuhan bagaimana caranya agar dapat ku lupakan diaAku tak ingin tersiksa karena dia takkan bisa kembali kepadakuAjari aku Tuhan bagaimana caranya menghapus semua kenangan indahSudah aku relakan sudah aku ikhlaskan namun masih terbayang
Ajari aku Tuhan bagaimana caranya agar dapat ku lupakan diaAku tak ingin tersiksa karena dia takkan bisa kembali kepadakuAjari aku Tuhan bagaimana caranya menghapus semua kenangan indahSudah aku relakan sudah aku ikhlaskan namun masih terbayang
Selasa, 07 Oktober 2014
nggak nyangka
Alhamdulillah, cerpen pertama yang ku kirimkan untuk sebuah event ternyata berhasil lolos. :) sumpah nggak nyangka. Mungkin karena peserta masih sama-sama pemua kayaknya. Tapi apapun itu, saya bersyukur. Bisa menjadi satu dari 60 yang terpilih. Menyisihkan 200 lebih orang lainnya sungguh merupakan hasil yang lumayan.
Sekarang tinggal menunggu bukunya di cetak supaya bisa jadi koleksi. Karena ini juga memberikan sebuah motivasi yang besar buat saya. Saya harus lebih rajin. Jadi penulis bukan hanya persoalan minat, bakat, harus ada kemauan keras disertai usaha juga. Semakin sering menulis, semakin baik.
Saya bercita-cita membuat sebuah novel yang terkait dengan mata kuliah saya. Semacam buku dunia sophie tapi bukuku berisi tentang public health. Sudah ada sedikit ide sih, tapi untuk saat ini sepertinya masih harus dipending dulu, bukan karena apanya. Masih banyak tugas yang harus ku selesaikan saat ini.
Untuk hari ini mari kita bersyukur... :)
Sekarang tinggal menunggu bukunya di cetak supaya bisa jadi koleksi. Karena ini juga memberikan sebuah motivasi yang besar buat saya. Saya harus lebih rajin. Jadi penulis bukan hanya persoalan minat, bakat, harus ada kemauan keras disertai usaha juga. Semakin sering menulis, semakin baik.
Saya bercita-cita membuat sebuah novel yang terkait dengan mata kuliah saya. Semacam buku dunia sophie tapi bukuku berisi tentang public health. Sudah ada sedikit ide sih, tapi untuk saat ini sepertinya masih harus dipending dulu, bukan karena apanya. Masih banyak tugas yang harus ku selesaikan saat ini.
Untuk hari ini mari kita bersyukur... :)
Minggu, 05 Oktober 2014
20 facts about me
Hehehe,,,, karena lagi banyak yang posting-posting begituan, jadi tertarik juga.. kali aja ada orang yang selama ini penasaran ingin tau tentang saya. hahahaha Dua puluh.. sedikit banget, apa ya kira-kira. ???
This is it.. :)
This is it.. :)
- Tukang tidur sekaligus orang yang paling kuat begadang. Aneh kan?? begini penjelasannya, kalau malam saya selalu berpikir rugi kalau tidur cepat, percuma waktu 24 jam yang Tuhan kasih. Makax saya kuat begadang baca novel or nonton film. Giliran kalau pagi sampe sore jadi ngantuk deh, tidur biasa nggak milih2 tempat. parah kan.. :)
- Anak bapak. Selalu merasa lebih dekat dengan bapak ketimbang ibu, sampai SMA masih sering di jemput. Dan selalu merasa perkataan bapak adalah benar.. haha
- Hobby apapun yang berbau cerita. Iya, entah film kah, novel kah, atau curhatan teman bahkan kadang- kadang suka curi dengar kalau ibu-ibu atau siapapun sedang bercerita di angkot.
- Hobby makan juga, pake banget malah dan paling benci olahraga. Karena Hobby saya ini juga makax tercipta point nomor 5. kwkwkwkkwkw
- Tinggi 152, berat 59, intinya nggak proporsional banget.. :D. itupun, di ukur beberapa bulan yang lalu. nggak tau deh sekarang beratnya berapa. Tapi apapun saya mensyukuri hal tersebut, intinya masih sehat dan produktif.. :)
- Golongan darah B dan belum pernah donor. Bukan karena takut lihat darah, tapi karena takut sama jarum suntik... :(
- Sangat tidak suka perokok apalagi yang merokok di tempat umum. Tapi sayangnya belum pernah bisa menegur orang yang merokok apalagi menyuruh mereka berhenti
- Nggak suka punya musuh, selalu memilih jalur aman. Kalau ada masalah dengan teman, entah saya salah atau benar, pasti ujung-ujungnya saya yang nangis. :'(
- Takut sala ulat, cacing, dan sejenisnya. Pegang harimau, ular saya berani, tentu saja yang jinak. Tapi kalau di suruh pegang ulat cacing, dsb meskipun jinak nggak mau, sekalipun di suruh sama pak jokowi.
- Selalu bermimpi ingin punya pulau sendiri... nggak apa2 dong, namanya juga impian... :)
- Waktu kecil bercita-cita jadi guru. Pas sudah gede, sudah banyak maunya. Mau jadi pengusaha, desainer, arsitek, pengacara, petani. Yang jelas nggak pernah mau jadi dokter, perawat, bidan, polwan, benci yang pake seragam.
- Sebenarnya Lahir 24 Oktober 1990. Ini penting, karena sebagian besar orang tau saya lahir 24 november karena akta kelahiran, ijasah, ktp, ktm, semua akun sosmed atau apapun yang pake tanggal lahir pasti 24 november
- Lebih memilih di beri novel dari pada boneka.Ini persoalan pemanfaatan saja, soalnya sampe sekarang saya masih belum mengerti apa gunanya boneka. Kecuali bisa bikin takut kalau lagi sendiri. Suka membayangkan saja tiba-tiba bonekanya hidup. :D
- Suka memfoto orang, nggak suka difoto tapi doyan foto selfi... hahahah
- Pendiam dan segan mengajak orang lain bicara duluan. Tapi kalau sudah di ajak bicara, cerewetnya kadang-kadang nggak ketulungan, bahkan sering keceplosan.... ckckckckck
- Nggak punya saudara cowok, makanya pengen merasakan gimana rasanya punya saudara cowok..
- Kalau nonton film sedih atau mendengar cerita sedih cepat nangis. Tapi pantang diliat nangis sama cowok...
- Ingin jadi bermanfaat, dari dulu selalu berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk orang lain. Pernah mengajar anak-anak tukang becak di sekitar kos-kosan tapi dua tahun berjalan harus berhenti karena sesuatu hal. Sampai sekarang masih mencari kegiatan yang bisa saya lakukan yang bisa bermanfaat buat orang lain.
- Mengaku hobby nulis,, tapi jarang menulis
- Gampang beradaptasi di lingkungan manapun.. :)
Senin, 29 September 2014
Nong Nooch Botanical Garden, Pattaya, Thailand
Dulu sempat men-search taman bunga lewat internet dan akhirnya dapat beberapa gambar dan salah satunya adalah taman bunga di thailand ini, tapi tentu saja waktu itu saya tidak tau. Tak disangka setelah sekian lama saya bisa berada di sini. Berfoto ditengah-tengahnya.
Tamannya luar biasa luas, bersih, indah, pokoknya semuanya. Seperti mimpi bisa berada di sana. Dan meskipun sangat ingin sepertinya agak mustahil bisa memiliki taman yang seperti itu untuk pribadi.. :( tapi tak apa, cukup menikmati taman punya orang lain. Kata pemandunya, taman ini merupakan milik seorang ibu, aduh saya lupa namanya. Tidak terlalu memperhatikan apa kata pemandunya, karena saya sibuk ber-wow wow ria sangking takjubnya. Yang pastinya ibu itu akan menjadi salah satu wanita di dunia yang saya cemburui..
Sabtu, 27 September 2014
Menemukan lagi...semoga jadi kisah kita
Masih Di Sini
Kalau kamu menua nanti. Dengan keriput di hampir seluruh kulitmu dan sudah tak lagi punya gigi. Dengan aku menuntunmu atau kamu menuntunku karena salah satu dari kita sudah tidak lagi mampu sempurna melangkahkan kaki. Dengan seharian meluangkan waktu hanya ngobrol, nonton tv, membaca koran, atau sekadar duduk-duduk sambil minum teh atau kopi.
Aku masih akan di sini, mencintaimu lagi.
Kamu mungkin tidak lagi secantik dulu. Tetapi kamu pasti masih cantik sesuai usiamu di mataku.
Kita mungkin juga tidak sekuat ketika masih muda. Tidak bisa ke mana-mana karena kaki kita sudah tidak sehebat biasanya. Tetapi waktu yang kita luangkan bersama akan lebih lama dari dulu waktu kita masih berumur dua puluh lima. Mungkin di sela-selanya, kita bercerita tentang masa lalu kita. Bukan, bukan masa lalu kita bersama orang lain. Kita, masa lalu kita berdua dari bertemu sampai sekarang kita menua. Pertengkaran-pertengkarannya, kebodohan-kebodohan mempertahankan ego siapa yang benar, kecerewatanmu dan kekeraskepalaanku, bla bla bla. Tetapi meski dengan semua itu, dengan semua pertengkaran dan ego kita waktu masih muda itu, kita masih bertahan,
Lalu pada saat itu, aku pasti bersyukur bahwa kita masih bertahan. Egoku besar, egomu jauh lebih besar. Kamu keras kepala, aku jauh lebih keras kepala. Tetapi kamu selalu mau berubah meski harus lebih dulu marah-marah. Dan aku mau bersabar agar tidak lebih lama bertengkar atau masalah menjadi lebih besar.
Dan, mungkin pada saat kita tua itu nanti, kita akan mengatakan kalau kamu mungkin pernah bertemu orang yang lebih baik dari aku. Aku pun mungkin juga begitu. Tetapi kita masih di sini sekarang ini. Mungkin sesekali pernah terbersit untuk pergi, tetapi kita masih di sini sekarang ini. Mungkin pernah bosan dan merasa tidak lagi sama atau tidak lagi mengerti. Tetapi, tetap, kita masih di sini sekarang ini.
Karena meski kamu sudah menua nanti. Aku akan bercanda tentang pipi keriputmu atau uban panjangmu. Tetapi aku akan masih di sini. Mencintaimu lagi dan lagi.
sumber
Minggu, 14 September 2014
Seperti ini...
"Diamku adalah cara terbaik untuk menjagamu"
Aku rela tak bertegur sapa denganmu. Karena sudah kuselipkan namamu dalam setiap do'aku.
Mungkin, aku hanya mampu mencintaimu dari jarak yang begitu jauh. Namun, sesungguhnya aku merasa begitu dekat dengan dirimu.
Sungguh, aku akan menjaga perasaan ini, mengunci rapat di dasar hati. Hingga nanti Allah mengizinkan kita untuk bersatu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam sepertiga malamku.
_Qowi Alta Az Zahra_
Aku rela tak bertegur sapa denganmu. Karena sudah kuselipkan namamu dalam setiap do'aku.
Mungkin, aku hanya mampu mencintaimu dari jarak yang begitu jauh. Namun, sesungguhnya aku merasa begitu dekat dengan dirimu.
Sungguh, aku akan menjaga perasaan ini, mengunci rapat di dasar hati. Hingga nanti Allah mengizinkan kita untuk bersatu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam sepertiga malamku.
_Qowi Alta Az Zahra_
Langganan:
Postingan (Atom)





